Keindahan Dibalik Keangkeran Alas Purwo

Banyuwangi –Siapa yang tak kenal dengan Alas Purwo? dikenal dengan keangkeran dan kemistisannya, Membuat orang tidak berani berkunjung kesana, itulah yang membuat alas ini masih perawan. sehingga pantai, hutan, dan hewannya masih asli seperti dahulu kala. Jalan menuju kesana pun tidak sebagus jalan menuju pulau merah. dikarenakan, sengaja di biarkan rusak agar tidak ada yang melakukan perburuan hewan ataupun penebangan hutan secara liar.

alas purwo

hutan seluas 434 km ini terletak di kecamatan tegaldlimo dan kecamatan purwoharjo. didalam hutan alas purwo anda bisa menemui banyak hal, mulai dari pantai, fauna, goa, wisata religi dan masih banyak lagi yang bisa anda temui. dan salah satu yang terkenal adalah

1. G-Land atau Pelengkung Beach

pantai yang satu ini sangatlah terkenal di dunia karena pantai ini adalah The Giant 7 Wave Wonder. salah satu ombak terbesar di dunia setelah Miami. julukan itu di berikan oleh peselancar asing. kebanyakan turis atau peselancar asing pergi ke tempat ini menyewa boat dari bali. akan tetapi lewat jalur darat juga bisa. dari pos pancur pengunjung harus menyewa jeep yang telah disediakan oleh pengelola. karena jalan ke pelengkung masih alami jadi kendaraan tidak diizinkan masuk. harga menyewa mobil jeepnya sekitar 500.000 rupiah. selain naik mobil jeep yang disewakan. pengunjung diperbolehkan jalan kaki ataupun naik sepeda gayung. tapi hal ini sangat tidak dianjurkan karena jaraknya sekitar 9 km.selain pantai pelengkung, masih banyak pantai yang indah  di alas purwo.

G-land
G-Land


2. Wisata Religi : Pura Giri Saloka

pura ini diyakini sebagai peninggalan Majapahit. adanya penyerangan besar besaran dari kerajaan mataram membuat kerajaan majapahit hancur. sehingga disinilah kerajaan majapahit membangun benteng terakhir hingga akhirnya hijrah ke pulau Bali. katanya Pura Kuno ini sudah ada sejak abad ke 14. selain untuk ibadah pura ini dijadikan gerbang untuk memasuki wilayah sakral di Alas Purwo .

giri saloka
Pura Giri Saloka

3. Sadengan

padang rumput dengan berbagai fauna ada di Sadengan . dan tempat ini pula pertahanan terakhir hewan asli asia tenggara, Banteng jawa. waktu yang tepat untuk melihat fauna fauna di tempat ini adalah pagi hari dan sore hari. fauna yang sering muncul adalah merak dan banteng. anda bisa melihat dengan jelas banteng banteng ini. karena hidupnya bergerombol. untuk membedakan mana jantan dan betinanya cukup mudah kok. dengan hanya melihat warnanya. jika warnanya hitam maka banteng itu jantan. jika coklat maka betina. adanya feeding ground memberikan manfaat yang banyak bagi fauna di Sadengan ini. para fauna tidak usah mencari jauh jauh untuk mencari makanan. selain feeding ground disini juga disediakan sumber air buatan. yang membuat hewan hewan hidup semakin sejahtera.

sadengan
Merak Sadengan

Kijang

sadengan
Sadengan

4. Bedul Mangrove

berdekatan dengan samudra hindia membuat banyuwangi selalu berhati hati dengan bencana suami. untuk mengantisipasi bencana tersebut, Banyuwangi mempunyai banyak hutan mangrove. salah satunya  di Alas Purwo . Bedul Mangrove mempunyai luas 1200 hektar. 800 hektarnya masuk kawasan Taman Nasional Alas Purwo. banyak peniliti yang meneliti mangrove disini. menurutnya mangrove disini mempunyai keunikan tersendiri. dan menjadi mangrove yang utuh di pulau jawa. tercatat jenis mangrove disini terdapat 27 jenis serta beberapa jenis burung. seperti, burung imigran australia, raja udang, elang laut, dan beberapa bangau.

blok bedul
Bedul

bedul
Bedul


Keindahan Dibalik Keangkeran Alas Purwo | sirot | 4.5