Kopi Jaran Goyang, Kopine Wong Banyuwangai

Ngopi adalah suatu kegiatan yang disukai oleh kaula muda maupun tua.  Meskipun rasanya pahit namun bagi pecinta kopi itu adalah sebuah kenikmatan yang tiada tara.  Bahkan ada orang yang tidak bisa hidup dengan kopi.  Dan yang paling membuat saya terkejut adalah adanya bule dari amerika yang memposting sebuah foto sedang menikmati secangkir kopi dengan caption “setidaknya kalian harus mencoba ini sekali sebelum kalian mati” dia memberi tag lokasi di desa kemiren banyuwangi.
Kopi Jaran Goyang
Kemiren  merupakan sebuah desa adat suku osing yang unik. Selain terkenal dengan adat dan budayanya desa kemiren juga penghasil kopi khas banyuwangi yaitu Jaran Goyang . Disini terdapat kedai yang di besut oleh karang taruna. Di kedai ini selain bisa menikmati secangkir kopi anda juga bisa melihat atraksi sangrai kopi , atraksi tari gandrung banyuwangi atau atraksi barong kemiren.
Secangkir Kopi Jaran Goyang dengan aromanya yang khas seakan membuat diriku melayang bagaikan orang sakau.  Mata terpejam menerawang hijaunya savanna di sadengan, merasakan besarnya ombak di pantai G-land dan terjatuh dari ketinggian kawah ijen hingga berlabuh di desa kemiren. Semua angan tersebut mengobati rasa rindu akan berwisata di Banyuwangi.

Tahukah anda kenapa kopi ini dinamakan Jaran Goyang? Dalam bahasa jawa arti Jaran adalah Kuda jadi Jaran Goyang merupakan Kuda yang bergoyang goyang . Akan tetapi asal usul nama dari Jaran Goyang bukan itu. Dahulu terdapat seorang wanita yang sangat jual mahal kepada seorang pria yang menyukainya. Berbagai cara dilakukan  si pria ini untuk mendapatkan cinta dari sang wanita. 

Termasuk menggunakan aji aji Jaran Goyang , dengan mengucapkan mantra dan melemparkan kembang 7 rupa, hati  si wanita akhirnya luluh dan balik mengejar ngejar sang pria. Dan si pria dengan mudah mendapatkan cintanya tersebut. Lantas apa hubungannya dengan kopi? Bagi anda yang tidak menyukai Kopi, cicipilah kopi khas banyuwangi ini maka anda akan tergila-  gila dengan yang namanya kopi. Itulah asal usul kenapa kopi khas banyuwangi dinamakan Kopi Jaran Goyang.

Cara menikmati Kopi Jaran Goyang berbeda dengan kopi kopi lainnya. Hidung harus didekatkan ke cangkir kopi hingga anda menghirup aroma khasnya. Baru setelah itu anda boleh meminumnya. Meminumnya pun harus sampai berbunyi “sruutt”. Dengan meminum dengan cara tersebut rasa kopi yang sudah nikmat akan tambah enak.

Di desa kemiren setiap tahun diadakan festival ngopi sepuluh ewu. Dimana ada kurang lebih 10.000 cangkir kopi disediakan didepan rumah warga. Ruang tamu yang semulanya ada di dalam rumah di pindah ke halaman depan rumah untuk ngopi bersama. Dan acara ini sudah menjadi agenda tahunan pemkab banyuwangi.
festival ngopi sepuluh ewu
Tertarik mencobanya? Datang saja ke desa kemiren banyuwangi. Atau anda bisa membelinya di internet dengan harga 40.000 per pack.

Kopi Jaran Goyang, Kopine Wong Banyuwangai | sirot | 4.5