Nusa Barong, Surga Terluar Indonesia yang Harus Dijaga

Pulau Nusa Barong namanya, Pulau yang Memiliki luas sekitar 6100 hektar dan berada di samudra hindia ini kini mulai diminati wisatawan. Keindahan alamnya yang mirip dengan Phi Phi Island di Phuket ini membuat banyak orang ingin merasakan Phi Phi Island tanpa harus pergi jauh jauh ke Thailand. Pantai dan alamnya sangat menakjubkan. Sehingga membuat public tidak mengetahui bahwa surga yang satu ini adalah cagar alam yang harus dijaga dari tangan jahil manusia.

Sadar akan pentingnya fungsi cagar alam, BKSDA Jember belum menjadikan pulau Nusa Barong sebagai tempat wisata. Meskipun banyak tawaran yang masuk untuk menjadikan pulau tersebut sebagai bagian paket wisata. namun BKSDA jember lebih memilih memperhatikan konservasi daripada profit yang dapat diambil dari pulau tersebut.

Cagar Alam Pulau Nusa Barong sangat kaya akan flora & fauna maupun ekosistemnya. Terdapat empat ekosistem di pulau ini. Antara lain adalah ekosistem pantai, hutan hujan dataran rendah, hutan rawa, dan hutan payau. Sedangkan untuk fauna & floranya , terdapat 20 spesies hewan yang menghuni dan 16 spesies tumbuhan yang tumbuh di pulau ini. Karena kekayaannya tersebut mengakibatkan mengundang niat jahat manusia. Banyak pemburu yang masuk untuk berburu rusa disini. Hingga akhirnya

Pada tahun 1920 belanda menjadikan pulau Nusa Barong sebagai kawasan cagar alam, hingga kini pulau tersebut masih menjadi cagar alam dan tidak di jadikan tempat wisata. Letaknya yang berada di samudra hindia menjadikan pulau ini salah satu pulau terluar Indonesia. kedaulatan Negara akan terganggu jika terjadi kerusakan yang diakibatkan oleh manusia.

Untuk menuju Nusa Barong pengunjung harus berhadapan dengan ombak laut yang ganas. Butuh waktu sekitar 2,5 jam perjalanan menggunakan sampan atau jukung untuk sampai ke lokasi. Itupun harus dengan kondisi air laut yang tenang. Sulitnya menjangkau cagar alam Nusa Barong tidak menyurutkan niat pengunjung datang ke tempat tersebut.

Pengunjung di tempat ini mempunyai niatan yang berbeda beda. Ada yang berlindung dari badai, ada yang berwisata dan ada yang ingin mencuri flora atau fauna pulau ini. Pengunjung dengan niatan terakhir yang membuat BKSDA kewalahan menghadapi kelakuannya. Pada tahun 2011 ada dua kasus pencurian telur penyu yang berhasil di bongkar. Lokasinya berada di kota Batu dan kecamatan Puger, Jember. Petugas berhasil mengamankan dua ribu butir telur penyu. Saat di Tanya oleh petugas, Pelaku mengaku mendapatkan telur tersebut daric agar alam pulau Nusa Barong.

Lokasinya yang sulit dijangkau dan biaya transportasi yang mahal membuat petugas kesulitan melakukan pengawasan yang intensif. Petugas juga sudah melakukan cara untuk menjaga pulau tersebut dengan cara mendirikan pos, namun pos tersebut hancur terkena ombak. Hingga akhirnya petugas menjaga cagar alam Nusa barong dengan system berkemah. Penjagaan akan diketatkan pada bulan disaat penyu bertelur. Namun ada saja pencuri yang nekat datang ke pulau ini dengan cara berenang .

Meskipun Cagar Alam Nusa Barong ditutup untuk umum, tidak menutup kemungkinan pulau ini bisa dibuat untuk wisata. Namun wisatanya bukan wisata yang komersil melainkan wisata penelitian. BKSDA mengizinkan pengunjung yang akan melakukan penelitian di pulau ini. jadi masih ada harapan untuk berkunjung ke tempat ini.

Terimakasih atas kunjungannya, semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua. Mari kita jaga alam Indonesia. jangan merusaknya.

Nusa Barong, Surga Terluar Indonesia yang Harus Dijaga | sirot | 4.5