7 Hafizh Paling Fenomenal di Dunia

Menjadi terkenal dan berprestasi di bidang entertainment seperti bernyanyi atau berakting tentu sangat membanggakan. Tetapi menjadi hal yang sudah biasa karena intensitas yang sering muncul di layar kaca. Namun bagaimana menjadi terkenal karena berprestasi dalam menghafal al-quran? Tentu bagi seorang muslim, menjadi hafidz atau penghafal qur’an merupakan suatu kebanggan yang teramat sangat. Sebab, selain berpahala. Salah satu amalan mulia ini bisa menjamin seseorang masuk surga dengan kedudukan tertinggi.

Rasulullah SAW bersabda : “orang tua pemilik anak penghafal al-quran akan mendapatkan pahala khusus, serta dipasangkan mahkota kemuliaan di hari kiamat nanti” . di berbagai belahan dunia,terdapat hafidzh atau penghafal al-quran yang memiliki keterbatasan fisik namun tetap bisa menghafal al-quran atau justru memiliki kelebihan lain yang seakan membuatnya terlihat sempurna. Berikut ini 7 hafidzh fenomenal di dunia.

Fatih Seferagic – Pria Jerman Penghafal Al-quran Bersuara Merdu Berwajah Tampan

Yang pertama ada sosok hafidzh quran yang akhir akhir ini menggeparkan jagat dunia maya dan dianggap sebagai pria yang sempurna. Ia adalah fatih seferagic, pria kelahiran jerman dan keturunan bosnia yang tinggal di amerika berwajah tampan, muda dan hafal al-quran. Namanya ramai dibicarakan setelah videonya saat menjadi imam sholat dan saat melantunkan ayat ayat suci al-quran dengan suaranya yang merdu tersebar luas di media.

Remaja kelahiran jerman 2 maret 1995 ini mulai belajar menghafal al-quran pada usia 9 tahun dan bisa menghafal al-quran alias hafidzh 3 tahun berikutnya saat ia 12 tahun. Fatih belajar di sekolah khusus menghafal al-quran di Islamic Society of Baltimore, Maryland, AS.

Keluarga fatih yang berdarah bosnia itu memang pindah ke amerika serikat saat fatih berusia 4 tahun. Setelah komplit menghafalkan al-quran, fatih tetap melanjutkan sekolah untuk mempelajari hadis. Pada 2010, fatih di terima di Bayyinah Dream Program yang memungkinkannya untuk belajar bahasa arab.

Tak hanya cemerlang di ilmu agama, pemuda 19 tahun ini juga aktif di kehidupan social. Ia menjadi ketua remaja masjid Syaikh Yasir Birjas di Dallas, Texas, AS. Sebagai remaja, fatih juga melakoni hobinya seperti bermain game, belajar bahasa, hingga bermain ice skating. Ia juga memiliki akun di media social seperti facebook dan twitter.

Khalid Abu Musa – Bocah Palestina Penderita Autisme Penghafal Al-quran

Kebahagiaan tiada terkira sepertinya dirasakan oleh orang tua yang melihat anaknya bisa menghafal al-quran. Tak hanya orang tua, bahkan anak tersebut akan merasa bangga bisa menghafal kalam sang pencipta yang maha kuasa. Begitupun seorang bocah palestina bernama Khalid abu musa. Meski menderita autisme, anak berusia 10 tahun ini telah berhasil mempelajari dan menghafal al-quran dan memberikan contoh bagi orang orang yang menderita autism di seluruh dunia.

Khalid hafal al-quran dengan mendengarkan ayat ayat yang dibaca berulang ulang kepadanya. Anak anak di palestina yang menderita autism akan di rehabilitasi. Selain menghafal al-quran, Khalid juga belajar membaca dan menulis. Serta menunjukkan peningkatannya dalam berkomunikasi dengan anak anak lain. Dan bermain game bersama teman temannya.

Muadz – Anak Tuna Netra Asal Mesir Yang Menghafal Al- Quran Usia 11 Tahun

Berikutnya ada muadz. Sama seperti Khalid abu musa, bocah 11 tahun ini juga memiliki keterbatasan fisik. Ia tak dapat melihat layaknya manusia normal. Meski demikian, muadz memiliki kelebihan yang istimewa yakni bisa menghafal al-quran lengkap 30 juzz.

Sejak usia 4 tahun, tidak mudah bagi seorang bocah asal mesir ini untuk menghafal al-quran. Namun ia melakukannya dengan penuh kesabaran. Dan meskipun rumah syeich yang mengajarkan al-quran sangat jauh. Namun sang ayah yang selalu siap mengantar dengan motornya, selalu memberikan dukungan penuh untuk anak kesayangannya.

Muadz sendiri bahkan meminta syeichnya menambah jam belajar dari sekali seminggun menjadi dua hari dalam seminggu. Hingga pada usianya yang ke 11 tahun, ia berhasil menghafalkan al-quran. Dalam wawancara di stasiun televise mesir, bocah ini telah membuat sang pembawa acara dan seluruh kru tim yang bertugas kagum sekaligus terharu akan keinginan kuatnya dalam menghafal ayat ayat suci al-quran.

Yang lebih mengagumkan, dalam wawancara itu adalah pernyataanya tentang kebutaannya. Ia tidak berdoa kepada allah agar allah mengembalikan penglihatannya. Namun rahmat allah lah yang ia harapkan. Tentu saja setelah mendengar kalimat mulia anak ini, semua yang ada di studio saat itu diam. Pembawa acara, penonton, dan kru tim yang bertugas di studio saat itu Nampak berkaca kaca dan menitihkan air mata.

Vera Varinak – Muslimah Pertama Ukraina Penghafal Al-quran

Selanjutnya adalah seorang wanita ukraina bernama vera verinak yang menjadi muslimah pertama di Negara itu sekaligus berhasil menjadi penghafal al-quran. Seperti di lansir al Jazeera, wanita 35 tahun ini menyatakan bahwa proses menghafal al-quran sudah dirintisnya sejak ia memutuskan memeluk islam. Awalnya vera tidak menduga bahkan menghafal seluruh isi al-quran. Sebab selain masalah waktu, ia juga mengalami hambatan bahasa.

Namun pusat kebudayaan di kyiev membantunya dalam menghafal al-quran. Ia memulai dengan belajar bahasa arab dan mencoba dalam memahami artinya satu persatu hingga ia berhasil menghafal seluruh isi al-quran dalam waktu 9 bulan. setelah menjadi hafidzah al-quran, vera masih memiliki impian lain. Dirinya ingin mengajarkan al-quran pada pemeluk islam lainnya serta ingin mengajarkan islam yang damai ke golongan non muslim.

Sayyid Muhammad Husein Tabataba’I – Bocah Ajaib Asal Iran Peraih Doktor Honoris Causa

Kemudian ada husein tabataba’I yang sejak kecil dijuluki bocah ajaib. Seorang anak iran kelahiran 16 januari 1991 ini mulai belajar al-quran pada usia 2 tahun dan berhasil hafal 30 juzz dalam usia 5 tahun. Pada usia sebelia itu, ia tidak hanya mampu menghafal seluruh isi al-quran tapi juga mampu menerjemahkan arti setiap ayat dalam bahasa Persia yang digunakannya sehari hari. Dan bisa menggunakan ayat ayati itu dalam percakapan sehari hari.

Bahkan kemampuannya ini kerap diuji oleh para alim ulama, dan membuat mereka terpanah. Saat di tes tentang ayat al-quran secara acak, ia mampu menjawab itu surat apa. Mengetahui dengan pasti di halaman berapa dan baris ke berapa ayat tersebut. Dan menunjukkan ayat tersebut berada di sebelah kiri atau kanan halaman al-quran.

Dalam berbagai acara debat dan diskusi, bocah ajaib ini selalu mampu menjawab seluruh pertanyaan dengan mengutip ayat al-quran. Yang lebih mengagumkan lagi, pada februari 1998 di usia tujuh tahun, husein berhasil meraih penghargaan doctor honoris causa dengan bidang science of retonation of the holy quran College Islamic University, Inggris.

Saat ini Hussein telah menginjak usia dewasa dan menjadi sosok yang dikagumi dan dihormati.

Sahar Nakayama – Gadis 13 Tahun Asal Jepang Penghafal 26 juzz Al-quran

Selanjutnya beralih ke jepang, sudah taka sing lagi jika negeri sakura ini terkenal akan kecanggihan teknologinya. Dan kaum muda mudi yang terkenal bergaya unik. Namun siapa sangka jika jepang juga memiliki beberapa remaja islam yang memiliki keinginan kuat untuk menjadi hafidzh atau penghafal al-quran. Seperti gadis asal otsuka jepang bernama sahar nakayama ini.

Di usianya yang baru menginjak 13 tahun , gadis asli jepang ini memiliki kebiasaan yang berbeda dengan remaja lain seumurannya yakni menghafal al-quran. Setiap hari, dipagi hingga sore hari ia bersekolah dan sepulang sekolah pukul 4 sore. Nakayama mengikuti kelas khusus menghafal al-quran.

Saat ini diusianya yang masih muda, nakayama sudah bisa menghafal 26 juzz dalam al-quran.

Syarifudin Khalifah – 1,5 tahun Hafal Al-quran dan Mengislamkan Ribuan Orang

Dan yang terakhir adalah syarifudin khalifah. Pria yang kini berusia 21 tahun asal Tanzania afrika timur, juga terkenal sejak kecil sebagai bocah ajaib. Bagaimana tidak, khalifah yang lahir pada desember 1993 itu berasal dari keluarga katholik. Namun pada usia 1,5 tahun dia sudah hafal 30 juzz al-quran dan sholat 5 kali sehari. Dan bahkan anehnya lagi, ia tidak hanya hafal al-quran. Tapi juga mampu menghafal injil secara lengkap.

Ia mampu menghafal al-quran tanpa ada orang yang mengajarinya. Awalnya kedua orang tua khalifah mengira anaknya dikuasai setan. Namun tetangganya yang muslim memahami apa yang dikatakan anak ajaib itu. Akhirnya kedua orang tuanya menyadari bahwa putranya adalah tanda kebesaran sang khalik. Kedua orang tuanya pun memeluk islam. Meski berbahasa afrika, khalifah mampu berbicara dan berpidato dalam bahasa arab , inggris, perancis dan italia tanpa belajar.

Pada usia 4 sampai 5 tahun, ia sudah berkeliling afrika dan eropa untuk berceramah dan mengajar. Berkat dakwahnya, ribuan orang memeluk islam.

7 Hafizh Paling Fenomenal di Dunia | sirot | 4.5