7 Kisah Tragis Dibalik Foto Bahagia

Momen bahagia pasti tidak ingin dilupakan begitu saja, kita sering mengabadikannya kedalam sebuah foto. Namun bagaimana jika foto yang mengabadikan moment bahagia itu juga mengingatkan kita pada sebuah peristiwa mengerikan. Inilah 7 kisah mengerikan dibalik foto bahagia.

Columbine High School’s Photo of 99 Sebelum Insiden Penembakan Brutal

Momen kenaikan kelas biasanya diabadikan dengan membuat foto seluruh anggota kelas. Beberapa sekolah juga membuat buku tahunan dan mengabadikan foto foto bahagia murid murid dan warga sekolah lainnya. Ini adalah momen yang diabadikan oleh SMU Columbine di amerika serikat pada tahun 1999.

Siapa sangka beberapa orang dalam foto ini menjadi korban penembakan yang pelakunya juga terdapat dalam foto ini. Erick harris dan Dylan Klebold menjadi tersangka penembakan berada di sudut kanan atas dengan pose tangan seperti menembak kea rah kamera.

Beberapa hari setelah foto ini diambil, dua pelajar dari sekolah ini melakukan penyerangan bersenjata api. Eric harris dan Dylan klebold menembakkan senjata otomatis dan melemparkan bom rakitan kepada teman teman dan guru di sekolah mereka sendiri.

Terror di sekolah ini menewaskan 5 orang dan membuat 15 orang lainnya luka parah karena tembakan dua pelajar ini. petugas keamanan khusu pun diturunkan untuk mengamankan serangan ini. namun kedua pelaku tidak berhasil ditangkap. Setelah melukai puluhan siswa dan guru, mereka ditemukan tewas di perpustakaan.

Pemeriksaan polisi menyatakan. Pemeriksaan polisi menyatakan kedua siswa ini melakukan aksi bunuh diri setelah apa yang mereka lakukan di sekolah.

Pesta Tyler Hadley

Foto berikutnya diambil ketika seorang remaja mengadakan pesta meriah dirumahnya pada 16 juli 2011. Semua teman temannya diundang ke pesta itu. Namun ada beberapa teman tyler Hadley sang tuan rumah pesta yang heran dengan keanehan ini. pasalnya mereka tahu betul kalau orang tua tyler terkenal galak. Namanya remaja, kecurigaan itu tak menjadi masalah buat mereka.

Dengan gembira, remaha seumuran tyler berbondong bondong datang. Tyler tidak punya banyak sahabat, namun ada kurang lebih 60 orang yang datang memenuhi undangan tyler yang disebar di akun facebooknya.

Ketika mereka berpesta, orang tua tyler tidak ada di rumah. Tyler mengaku kalau orang tuanya sedang berpesta ke luar kota. Pesta di rumah tyler sangat meriah dan berlangsung hingga lewat dini hari. Ketika teman teman sedang berpesta, tyler memanggil sahabatnya dan mengakui kesalahannya. Namun sang sahabat menganggap pengakuan tersebut hanyalah lelucon. Sampai akhirnya tyler menunjukkan kamar jasad orang tuanya disimpan.

Tyler pun dilaporkan ke polisi dan mendapatkan hukuman setara dengan orang dewasa. Banyak yang menginginkan dia dihukum mati, namun karena masih remaha dia dijatuhi hukuman seumur hidup di penjara.

Foto Sebelum Penembakan Presiden John F Kennedy

22 november 1963 merupakan moment yang mengerikan bagi warga amerika serikat. Tepat pada saat itu, president mereka john f kennedy ditembak oleh orang misterius ketika mengadakan pawai di kota dalles. Foto ini adalah moment bahagia dimana john f kennedy melemparkan senyum pada warga dallas yang berjejer di pinggir jalan mengeluh eluhkan kedatangan beliau.

Jacqueline kennedy, sang istri yang berada di sampingnya pun memasang senyum kepada masyarakat yang menyaksikan pawai ke negaraan itu. Semua tampak bahagia sampai sebuah peluru ditembakkan kea rah presiden ke 35 amerika serikat ini. detik detik setelahnya berubah menjadi mimpi buruk yang tidak pernah hilang di benak sang istri. Tembakan demi tembakan diluncurkan ke suaminya. Salah satu tembakan mengenai kepala kennedy hingga membuat tengkoraknya pecah.

Sang istri yang panic sempat memanjat mobil untuk mengambil pecahan tengkorak suaminya dan berteriak teriak. John f kennedy sempat dilarikan di parkland memorial hospital, namun pertolongan pertama gagal dilakukan. Pihak rumah sakit secara resmi mengatakan bahwa presiden amerika serikat telah tewas akibat penambakan tersebut.

Foto Christopher McCandles

Foto berikutnya merupakan kisah seorang anak orang kaya yang bosan dengan kehidupan mewahnya, Christopher McCandles merupakan anak insinyur kaya yang memiliki perusahaan besar. Selain kaya, Christopher pintar di bidang akademis. Ia berhasil mendapatkan index prestasi kumlatif 3.72 dari jurusan sejarah dan anthropology.

Akhir juni 1990 christopher membawa harta miliknya dan menjauh dari kehidupan sosialnya, termasuk keluarga dan sahabat sahabatnya. Dia membuang semua identitas keluarganya dan tidak membawa alat komunikasi apapun agar tidak bisa dideteksi oleh keluarganya.

Beberapa lama ia berkelana di alam liar menjadi pemburu untuk memenuhi kehidupan pangannya. Hingga ia mendokumentasikan sebuah foto yang menunjukkan dia bahagia. Dalam foto itu ada sebuah pesan yang bertuliskan “Saya memiliki kehidupan yang bahagia dan terimakasih pada yang maha kuasa. Selamat tinggal dan semoga tuhan memberkati kita semua”.

Beberapa hari setelah menulis pesan itu, Christopher meninggal dan ditemukan oleh para pemburu di tengah hutan. Menurut visum yang dilakukan, kematian Christopher disebabkan oleh kelaparan dan keracunan makanan.

Pose Mematikan Free Runner

Sekilas foto ini terlihat menakjubkan, seseorang bisa menangkap moment orang yang sedang melayang di atas gedung tinggi. Orang didalam gambar juga menunjukkan wajah cerianya ketika melakukan aksi yang indah ini. namun siapa sangka, foto yang indah ini merupakan foto terakhir pavel kashin, soerang atlete free runner dari rusia.

Pavel merupakan free runner yang sangat berbakat. Dia sering melakukan aksi aksi berbahaya di tempat tempat ekstreme seperti diatas tempat gedung tertinggi ini. namun kali ini pavel melakukan kesalahan yang fatal hingga tidak bisa mendarat dengan sempurna di tepi bangunan. Sesaat setelah foto ini terekam, pavel jatuh di gedung berlantai 16 itu.

Atlete berbakat ini pun harus membayar nyawanya sendiri untuk gambar yang indah ini.

Penumpang Pesawat MH 17

Selfie ibu dan anak sering ditemukan di laman facebook seseorang. Ini juga ditemukan pada akun facebook gary slok, salah satu korban tragedy pesawat Malaysia airlines MH17 yang ditembak di ukraina. Gary mencoba mengabadikan moment bahagia ketika dia dan ibunya hendak berlibur dan mengunggahnya ke facebook.

Teragisnya, beberapa saat setelah foto selfie itu di posting ke media social. Anak dan ibu ini tewas bersama 296 orang penumpang dan awak pesawat naas ini. foto ini menjadi foto terakhir gary dan ibunya petra slok.

Ditembak Mati Setelah Memotret Keluarga

Foto keluarga kebanyakan diabadikan oleh sang ayah. Sama dengan keluarga reynaldo dagsa. Seorang politikus di fillipina. Malam yang bahagia dilalui bersama keluarga selalu diabadikan oleh sebuah foto. Namun foto ini adalah karya Reynaldo dagsa yang terakhir bagi keluarganya.

Sebagai seorang politikus, pasti ada saja yang tidak menyukainya dan menginginkan kematiannya. Malam dimana ia menghabiskan waktu dengan keluarganya menjadi malam terror bagi anak dan istrinya.

Reynaldo ditembak tepat di bagian dada ketika ia sedang mengabadikan wajah keluarganya. Hasilnya sang pelaku terekam dalam foto yang menggambarkan senyum 3 wanita. Seorang pria terlihat sedang menoleh kea rah pelaku ketika foto diambil. Reynaldo sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Namun ia menghabiskan nafas di perjalanan ke rumah sakit.

7 Kisah Tragis Dibalik Foto Bahagia | sirot | 4.5