Gili Trawangan yang Begitu Menakjubkan

Siapa yang tak tahu dengan Pulau Lombok? Pulau yang terletak di sebelah Pulau Bali ini terkenal dengan keindahan 3 Pulau Gilinya. Ketiga pulau Gili tersebut bernama Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air. Tak hanya terkenal di indonesia saja, ketiga gili ini sudah terkenal di mancanegara. Ini terlihat dari banyaknya turis mancanegera yang datang ke gili tersebut. Namun dari ketiga gili tersebut, gili trawangan lah yang lebih menonjol dari gili – gili lainnya.

Gili Trawangan adalah pulau terbesar dan terluas dibandingkan dari gili – gili lainnya, gili yang paling populer di pulau lombok ini memiliki sejuta pesona didalamnya. Tak hanya keindahan alamnya, masyarakatnya yang ramah juga menjadi alasan kenapa para turis betah berlibur di pulau lombok. Pada malam hari, gili trawangan berubah menjadi kehidupan malam yang penuh dengan pesta. Semakin larut malam, semakin ramai oleh mansuia terutama bule – bule.

Pulau yang terletak di Desa Gili Indah, Kab Lombok Barat ini memiliki panjang 3 KM dan Lebar 2 KM sehingga anda bisa memutari pulau ini dengan kuda atau bersepeda. Di gili trawangan, segala kendaraan bermotor tidak diperbolehkan di operasi karena akan menimbulkan efek polusi. Sarana yang paling sering digunakan di gili ini adalah sepeda yang biasa disewakan oleh masyarakat lokal dan cidomo (sejenis dokar atau kereta kuda penduduk lokal). Tarif untuk cidomo sudah ada daftarnya dan bisa dikatakan mahal, sedangkan untuk tarif sewa sepeda di hotel 50.000 per 24 jam, itu masih bisa ditawar jika anda hanya menggunkannnya tidak sampai dari 24 jam dan tergantung anda pintar nawarnya atau tidak..

Keunikan dari Gili trawangan adalah anda bisa menikmati sunrise sekaligus sunset. Ini dikarenakan adanya pantai yang menghadap ke barat dan timur, dan jaraknya tidak terlalu jauh. Jika anda ingin melihat sunset anda harus ke sunset point, disini pantainya tidak terlalu bagus dan tidak bisa dibuat untuk berenang karena ketika sore pantai disini akan surut. Berbeda dengan sunset point, pantai tempat melihat sunrise sangatlah bersih, bagus, dan cocok untuk berenang. Ombak disini cukup tenang jadi anda bisa berenang sampai area yang dibatasi.

Berkunjung ke Gili Trawangan tak lengkap rasanya jika anda tidak melihat keindahan bawah lautnya. Dibanding dengan kedua gili sebelahnya, keindahan bawah laut Gili Trawangan merupakan yang terbaik. Air lautnya yang bening membuat anda bisa melihat pemandangan bawah laut seperti ikan dan terumbu karangnya dari atas kapal. Namun anda tidak akan menemukan kepuasan jika tidak langsung nyemplung ke lautnya. Anda bisa melakukan kegiatan diving atau snorkeling jika anda tidak bisa melakukan kegiatan diving.

Karena banyaknya turis yang datang kesini membuat gili trawangan terdapat banyak penyedia jasa diving berlisensi internasional dari PADI (Professional Association of Diving Instructors). Jadi anda tidak akan kesulitan mencari alat – alat diving atau pemandu untuk kegiatan diving anda. Ketika anda diving, anda akan menemukan banyak spot diving yang memiliki keunikan masing – masing. Diantaranya adalah Shark Point, Jack Point, Coral fan Fish Garden, halik raef, Bounty Raef, Trawangan Slope, Simons Raef, Deep Turbo dan masih banyak yang lain. Tergantung operator yang anda gunakan, setiap operator memiliki spot unggulan masing – masing.
Seharian bermainan di pantai akan membuat anda kelelahan dan pilihan terbaik untuk menghilangkan kelelahan adalah dengan beristirahat di hotel atau penginapan. Namun ada pilihan lain yang bisa anda ambil jika masih belum merasa kelelahan yaitu wisata malam di gili, wisata malam gili sendiri mulai ada ketika senja datang hingga akan terbit matahari. Tidak kalah dengan pantai kuta yang ada di bali, kehidupan malam di central atau biasa disebut pasar seni juga sangat ramai. Jejeran bar dan cafe menyuguhkan live music, mulai dari aliran modern top40 hingga music reggae yang sangat asyik jika dilantunkan dalam suasana pantai. Pasar seni memiliki jalan besar di tengah – tengahnya dan menghadap ke pantai, dengan sisi kiri dan kanan dipenuhi oleh bar dan cafe. Saat yang tepat untuk datang ke pasar seni adalah pada jam 21.00 wita, pada saat itu semua cafe dan bar sudah buka.
Matahari terbit maka wisata malam di gili pun berakhir dan saatnya bagi anda untuk melakukan aktivitas liburan anda lagi di hari kedua. Di hari kedua anda bisa berkeliling ke 2 gili lainnya yaitu gili meno dan gili air. Harga berkeliling ke dua gili sebelahnya cukuplah murah yaitu Rp 15.000 per orang. Anda juga bisa ke tempat konserfasi kura – kura, tempatnya tak jauh dari pelabuhan gili trawangan. Kura – kura yang ada disini masih kecil – kecil dan dikembang biakkan menjadi besar, setelah besar nanti kura – kura tersebut akan dilepas kelautan bebas agar bisa berkembang biak dengan baik dan semestinya. Ketika pelepasan kura – kura ke laut biasanya diringi dengan upacara adat. Anak kura – kura tersebut ditaruh didalam aquarium yang sangat besar jadi pengunjung bisa melihatnya dari atas maupun samping.

Di lombok terdapat sebuah kesenian bela diri tradisional suku sasak yang biasa dipertontonkan di gili trawangan tepatnya di areal pasar seni, Bela diri tersebut bernama presean (stick Fighting). Presean terdiri dari 2 petarung yang dinamakan papadu, petarung akan dipersenjatai sebuah tongkat rotan yang dinamakan Penjalin dan sebuah tameng bernama ende. Untuk meredam emosi para petarung dan agar tidak terjadi kecurangan dalam bela diri ini juga terdapat seorang wasit yang disebut sebagai pakembar. Selama pertarungan berlangsung, bela diri ekstreme ini akan diiringi lantunan musik tradisional lombok yang dinamakan Beleganjur. Selain lantunan music, ada juga komentator pertandingan yang membuat pertarungan semakin meriah.

Sejatinya kesenian bela diri ini dilakukan untuk meminta hujan turun, ini dikarenakan ekstremenya bela diri ini yang sampai membuat para petarungnya terluka dan berdarah – darah. Semakin banyak darah yang tertumpah maka hujan akan lebat turunyya. Karena dari itulah para petarung merupakan orang pilihan dari suku sasak yang memiliki nyali ekstra dan fisik yang prima. Namun seiring perkembangan jaman, kesenian bela diri ini bisa dilakukan siapa saja bahkan oleh wisatawan yang sedang menyaksikannya. Kesenian ini menunjukkan sportivitas yang tinggi, meskipun petarung luka dan berdarah – darah mereka tidak emosi malah mereka tertawa – tawa, menunjukkan ekspressi lucu, dan tarian di sela – sela pertarungan.

Untuk menuju Gili Trawangan terdapat banyak jalur yang bisa anda lewati. Jika anda dari Bali anda bisa menggunakan Fast Boat dari pelabuhan padang bai yang langsung mengantarkan anda ke gili trawangan. Lama perjalanan hanya 1,5 jam dan harganya pun cukup mahal yaitu sekitar Rp 500.000 namun sesuai dengan cepatnya anda bisa sampai ke tempat tujuan. Jika anda ingin lebih murah anda bisa menaiki kapal ferry dari pelabuhan padang bai dan turun di pelabuhan lembar di pulau lombok, lama perjalanannya tentu lebih lama yaitu sekitar 4 jam. Dari pelabuhan lembar anda harus ke pelabuhan bangsal atau pelabuhan nara terlebih dahulu, disana anda bisa memilih jenis kapal yang ingin kamu inginkan, pilihan pertama anda bisa memilih kapal speedboat yang harganya agak mahal namun tidak perlu memakan banyak waktu. Pilihan kedua anda bisa menggunakan kapal masyarakat lokal yang harganya sangat murah yaitu Rp 15.000 namun kapal ini tidak akan berjalan jika penumpangnya kurang dari 20 dan akan tidak melayani diatas jam 5 sore, lama perjalanannya sekitar 45 menit.

Gili Trawangan yang Begitu Menakjubkan | sirot | 4.5