6 Aksi Selfie yang Mengakibatkan Kerusakan Lingkungan di Indonesia

Ajang selfie atau memotret diri sendiri tengah digemari berbagai lapisan masyarakat baik didalam maupun di luar negeri. Tak jarang untuk mendapatkan angel yang bagus dan indah seseorang akan melakukan segala cara bahkan merusak lingkungan sekalipun. Kasus selfie yang merusak lingkungan pun kerap terjadi di beberapa lokasi di indonesia, misalnya di taman, gunung dan pantai. Dan berikut ini 6 aksi selfie yang mengakibatkan kerusakan lingkungan di Indonesia.

Selfie di Jembatan Gantung Aceh

Ratusan orang terjatuh ke danau setelah jembatan gantung di kawasan wisata hutan kota langsa, Desa Paya Bujok Seuleumak, Kecamatan Langsa Baro, aceh putus pada sabtu 26 desember 2015 lalu. Kepanikan saat ratusan orang terjatuh ini sempat terekam kamera, dari rekaman video amatir yang diunggah di youtube ini terlihat jelas kepanikan dan teriakan histeris para korban termasuk tangis anak – anak di kawasan wisata tersebut.

Akibat peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB ini, beberapa pengunjung mengalami luka – luka karena tertimpa besi dan tali baja. Kejadian ini tak sampai menimbulkan korban jiwa, puluhan korban luka – luka pun langsung dilarikan ke rumah sakit umum daerah langsa. Peristiwa robohnya jembatan ini diduga dipicu oleh kelebihan beban. Kapasitas jembatan yang hanya muat 40 orang saja diisi sekitar 100 orang pengunjung yang berselfie diatas jembatan. Hal tersebut dikarenakan pengunjung yang datang ke lokasi tengah menikmati liburan natal dan tahun baru dengan asyik berselfie ria menggunakan ponsel dan kamera mereka diatas jembatan. Sehingga tiba – tiba tali baja putus dan mengakibatkan pengunjung terjatuh ke danau.


Selfie di Taman Bunga Amarilis

Karena para ulah pengunjung yang tidak bertanggung jawab, hamparan bunga amarilis yang terletak di Desa Salam, Kecamatan Patuk, Gunung Kidul, DI Yogyakarta Mengalami rusak parah beberapa waktu lalu. Keindahan bunga berwarna oranye ini belakangan heboh di media sosial hingga membuat ribuan orang mengunjungi taman bunga yang terletak di kaki gunung kidul itu. Namun sayangnya pengunjung yang mendatangi taman malah merusak panoramanya. Mereka melakukan selfie ditengah tanaman bunga tanpa memperhatikan kondisinya. Akibatnya keindahan bunga amarilis di lahan luas 2000 meter persegi milik bapak sukardi ini menghilang.

Insiden ini pun membuat para netizen geram melihat foto – foto tersebut, kebanayakan dari mereka menghujat para perusak yang tidak mempedulikan lingkungan taman. Kini taman ala eropa itu terlihat rusak akibat diinjak – injak kaki pengunjung. Padahal untuk menanam tanaman tersebut memerlukan waktu yang lama agar tumbuh indah.

Selfie di Taman Bunga Baturaden

Setelah taman bunga amarilis di jogjakarta, kali ini netizen dibuat geram oleh perilaku para pasukan selfie yang merusak taman bunga baturaden. Aksi ini terlihat dari foto – foto yang beredar di facebook belakangan ini. Dalam foto yang awalnya di unggah oleh seseorang di media sosial facebook, tampak remaja perempuan tengah asyik menginjak – injak taman bunga yang baru diresmikan pada 19 desember 2015 ini hanya untuk berselfie.

Selfie Dengan Tulisan Kertas di Pegunungan

Akhir – akhir ini banyak di media sosial foto – foto seseorang banyak berpose dengan selembar kertas yang berisi ucapan kepada orang lain, Ucapan itu bisa ditujukan kepada orang yang disayang, orang tua, atau kepada rekan dan teman. Ucapannya pun beraneka ragam, ada yang mengungkapkan rasa cinta atau sayang, misal kata “I Love You” atau kapan muncak bareng, dan masih banyak kata atau kalimat lain yang isinya mengungkapkan perasaan. Namun satu hal yang perlu diperhatikan adalah ternyata kertas yang digunakan untuk berselfie itu ditinggalkan begitu saja bagai sampah diatas gunung sehingga mengotori pegunungan. Sayangnya banyak oknum yang tidak peduli akan keindahan alam sekitar sehingga mereka malah merusaknya dengan aksi selfie dengan pesan – pesan yang ditulis diatas kertas dan membuang kertasnya menjadi sampah.

Selfie di Taman Festival of Lights Kaliurang, Yogyakarta

Keindahan lampu warna – warni terlihat indah di Taman Festival of Lights Kaliurang, Sleman, Yogyakarta. Hal ini terjadi karena adanya program festival of lights dengan tema celebration of lights yang dimulai pada tanggal 12 desember 2015. Warga pun berhamburan mendatangi taman khususnya di malam hari. Namun lagi – lagi ulah pengunjung tak bertanggung jawab kembali merusak beberapa lampion yang dipasang di lokasi tersebut. Mereka seakan tak peduli dan malah mondar mandir di taman lampion untuk mengambil foto selfie.

Alhasil banyak lampu lampion yang rusak akibat tersandung kaki pengunjung, padahal sebelumnya pengunjung telah diperingatkan akan bahaya arus listrik.

Selfie di Taman Bunga Eceng Gondok Yogyakarta

Masih di daerah yogyakarta, kali ini muncul lagi kebun bunga yang ramai dikunjungi oleh pemburu selfie. Hamparan bunga enceng gondok yang tumbuh di kawasan sawah dusun karangasem, yogyakarta ini menarik pengunjung yang ingin berfoto ria dengan bunga yang berwarna ungu indah ini. Namun lagi – lagi ada ulah pengunjung yang memaksa masuk ke areah enceng tersebut demi mendapatkan foto yang bagus. Padahal langkahnya itu bisa merusak tanaman enceng gondok. Untungnya taman bunga ini tidak rusak separah taman bunga amarilis maupun baturaden dikarenakan pengunjung hanya boleh berfoto di pingiran sawah. Meskipun begitu, masih ada beberapa pengunjung yang nekat dan rela berbecek – becekan di atas sawah demi mendapatkan foto yang bagus.

6 Aksi Selfie yang Mengakibatkan Kerusakan Lingkungan di Indonesia | Masgala | 4.5