Waduk Bajulmati, Wisata Baru di Perbatasan Banyuwangi – Situbondo

Ketika anda liburan ke Banyuwangi lewat jalur pantura, anda bisa memulai petualangan anda dengan mengunjungi Waduk Bajulmati yang terletak di perbatasan Banyuwangi – Situbondo. Selain berfungsi untuk mengaliri ribuan lahan pertanian di dua kabupaten, Waduk yang menelan dana 420 Miliar ini juga akan dikembangkan menjadi objek wisata.

Lokasi waduk bajulmati sangat dekat dengan Taman Nasional Baluran, yaitu berjarak sekitar 5 KM dari TMNB. Jadi setelah mengunjungi waduk, wisatawan bisa melanjutkan petualangannya di tanah blambangan dengan mengunjungi Afrika Van Java.

Waduk yang mampu menampung 10 juta meter kubik ini memiliki panorama keindahan yang cukup bagus, bahkan ada beberapa orang yang menyamakannya dengan raja ampat yang ada di papua, hal ini dikarenakan banyaknya gundukan yang terdapat di waduk.

Untuk fasilitas, pemerintah kabupaten situbondo rencananya akan membangun sejumlah fasilitas seperti rest area yang memiliki lahan parkir yang luas. Selain itu, beberapa wahana akan meramaikan waduk bajulmati agar wisatawan lebih nyaman dalam menikmati waduk bajulmati. Wahana – wahana tersebut adalah motor roda empat atau ATV, sarana out bond, speed boat, dan sejumlah kafe.

Untuk bisa masuk ke kawasan wisata, pengunjung harus membayar tiket masuk sebesar Rp 5000/motor atau Rp 2500/orang. Dan saat terbaik untuk menikmati waduk bajulmati adalah di sore hari karena pada saat itu panasnya tidak terlalu menyengat, jika wisatawan datang di siang hari sebaiknya membawa payung karena disana tempat berteduh hanya sedikit.

Waduk Bajulmati, Wisata Baru di Perbatasan Banyuwangi – Situbondo | sirot | 4.5