7 Kasus Pembunuhan Racun Sianida, Mulai Dicampur dengan Teh Hingga Permen

Akhir akhir ini publik indonesia maupun luar negeri dihebohkan dengan pembunuhan berencana wayan mirna salihin. Mirna meninggal karena meminum kopi vietnam yang mengandung racun sianida di kafe olivier, pembunuhan ini diduga dilakukan oleh jessica kumala wongso yang merupakan sahabat karib mirna. Namun tahukah anda bahwa pembunuhan dengan racun sianida sudah ada sejak dulu, berikut ini 7 kasus pembunuhan dengan racun sianida :

1. Pembunuhan ChicagoTylenol

di tahun 1982 terjadi rangkaian kematian racun yang disebabkan oleh gangguan obat di kota Chicago. Para korban meminum kapsul tylenol-branded acetaminophen yang dicampur dengan potasium sianida. Tak tanggung – tanggung, 7 orang meninggal akibat keracunan ini dan disusul dengan beberapa kematian dengan kejahatan yang serupa. Meskipun sudah terjadi 34 tahun yang lalu, pelaku dibalik pembunuhan masal ini masih belum diketahui.

2. Anak – Anak Goebbel

Anak – Anak goebbel berjumlah 6, 5 perempuan dan satu laki – laki. Ke enam anak ini hasil buah cinta magda goebbel dengan suaminya joseph goebbel yang merupakan menteri nazi. Anak – anak ini lahir antara 1932 hingga 1940, dan dibunuh oleh kedua orang tua mereka ditahun 1945 yang memutuskan untuk bunuh diri. Disaat pembunuhan, Magda dan Joseph menyuruh seorang dokter gigi, helmut kunz untuk menyuntikkan morfine ke enam anaknya. Setelah pingsan, magda dan ludwig stumpfegger, dokter personal hitler yang memasukkan sianida kepada enam anaknya.

3. Pembunuhan Grigory Rasputin

Grigory Rasputin adalah seorang petani rusia, penyembuh dengan kekuatan mistis, dan teman terpercaya keluarga nicholas II, Tsar terakhir Rusia. Rasputin dibunuh oleh Yusupov yang menawarkan teh yang telah dicampur dengan sianida. Satu jam kemudian, rasputin meminum teh tersebut lalu Yusupov kembali dan menembaknya dengan peluru yang menembus dada, masuk ke perut dan liver. Rasputin pun jatuh dengan kulit yang memutih.

4. Pembunuhan Sarah Hart oleh John Tawell

John Tawell adalah seorang pembunuh asal inggris, kemudian ia dipindahkan ke australia karena kejahatan pemalsuan. Saat di australia, ia ingin pulang ke inggris namun tidak memiliki biaya. Akhirnya ia menjadi ahli kimia di Sydney, beberapa tahun kemudian ia menjadi kaya. Setelah kembali ke inggris, ia menikahi seorang perawat, sarah hart. Karena tertimpa masalah finansial, ia kemudian membunuh istrinya, sarah yang telah memberinya dua anak. Dia membunuh sarah dengan cara memberikan beer yang telah dicampuri dengan sianida.

5. Pembunuh Richard Kuklinski

Richard Leonard Kuklinski adalah seorang pembunuh bayaran asal amerika, dia dihukum karena lima kasus pembunuhan. Ia dijuluki “Iceman” karena caranya yang membekukan korbannya untuk menutupi waktu kematian korban. Dalam pengakuannya, dia telah membunuh lebih dari 200 orang dalam 30 tahun. Cara dia membunuh berbeda, mulai dari menggunakan pistol, pisau, ledakan, api dan racun. Namun favoritnya adalah racun sianida karena efeknya yang cepat dan sulit dideteksi tes toxicology. Dia meracuni sianida ke korban dengan mencampuri makanannya, semprotan dan menumpahkan ke kulit korban.

6. Pembunuhan Anak Oleh Bapak

Ronald Clark O’Bryan adalah pemilik toko kacamata dari Deer Park, Texas. Ia dihukum karena telah membunuh anaknya sendiri yang masih berusia 8 tahun disaat halloween tahun 1974. ia membunuh Timothy dengan potasium sianida yang dicampur Pixy stix untuk mengklaim uang asuransi yang ia daftarkan. Ia melakuan hal tersebut karena masalah finansial yang menimpanya. Selain itu ia juga meracuni putrinya dan ketiga anak lainnya dengan permen yang telah dicampuri sianida untuk menutupi aksi kejahatannya.

7. Pembunuhan Stepan Bandera

Stephan Bandera adalah seorang aktivitas politik ukraina dan seorang pemimpin gerakan nasional kemerdekaan ukraina. Pada tanggal 15 oktober 1959 ia ditemukan kollapse diluar Kreittmayrstrasse 7 di munich dan beberapa saat kemudian mati. Ahli medis menduga bahwa kematiannya disebabkan oleh keracunan gas sianida.

7 Kasus Pembunuhan Racun Sianida, Mulai Dicampur dengan Teh Hingga Permen |Masgala |4.5 |